Hari kamis, 28 Februari lalu, saya diundang untuk sharing di acara Indipreneur Festival, sebuah acara yang diselenggarakan Telkom, yang bercita-cita untuk membantu meng-online-kan pebisnis-pebisnis UKM dilseluruh Nusantara.
Di hadapan 150an peserta, bersama kang Angga dari penggiat Sindikat Kuliner Bandung, saya sharing bagaimana memulai dan menata bisnis online.
Dari survey singkat para peserta, memang baru 10-15% peserta UKM yang sudah memiliki website. Oleh karena itu saya fokus pembicaraan pada pembuatan dan pengelolaan bisnis online itu.
Intinya, karena sudah banyak pihak yang menyediakan web gratisan, kita para pengusaha UKM jangan ragu-ragu untuk belajar dan memanfaatkan fasilitas gratisan ini. Belajarlah membuat blog, membuat toko online ataupun ikut dalam marketplace gratisan seperti salah satunya www.SmartBisnis.co.id yang digagas Telkom ini. Oia.. selain menyediakan toko gratis, di SmartBisnis.co.id ini, juga disediakan banyak materi-materi pengembangan bisnis yang dapat diakses pra UKM, juga link ke Community Development Center-nya Telkom yang menjadi wadah pembinaan UKM dari Telkom.
Jika sudah punya, lanjutkan dengan mempromosikan web Anda. Dengan segala cara, baik cara online maupun offline. Jangan terlalu pikir jelimet, pokoknya coba segala macam promosi untuk menundang orang datang berkunjung ke web Anda.
Jika sudah banyak pembeli, maka mulailah berfikir untuk menata proses bisnis Anda. Lakukan pembagian kerja dengan karyawan sehingga Anda sebagai owner bisa lebih fokus pada strategi dan pengembangan usaha daripada melayani transaksi.
Jangan lupa berdoa. Bisnis itu naik turun, capek dan belum tentu sukses. Oleh karenanya salah satu yang bisa membuat kita survive dan sukses adalah adanya niat bisnis yang benar dan juga ditolong oleh Tuhan. Pertanyaan besar berikutnya.. bagaimana cara agar selalu ditolong Tuhan..??
Life is an Adventure
Perjalanan Bisnis | Peluang Bisnis | Motivasi Bisnis
1 meter = prospek
Belum lama ini saya dapat ilmu baru dari seorang senior, mengenai 1 meter = prospek.
Katanya dia mendapat ilmu itu dari forum MLM, yang menyatakan bahwa setiap aktivis MLM musti memprospek orang yang sedang berada di sekitarnya yang berjarak kurang dari 1 meter. Bisa di lift, di bangku angkot, di meja restoran, di antrian dll.
Menarik.
Senior itu mencoba mempraktekkannya, namun bukan untuk memprospek MLM, tapi hanya untuk mendapatkan teman baru. Walhasil, dia punya banyak sekali teman dan banyak terbantu oleh teman-temannya, orang yang disapa-nya di lift ternyata sekretarisnya orang penting di instansi tempat dia mengurus sesuatu yang pada akhirnya banyak membantu beliau mempertemukannya dengan si Boss. Ada kenalan sebelah bangku di tukang es, ternyata pemilik penerbitan yang sedang mencari buku, padahal seniorku itu sudah kesana kemari cari penerbit yang mau menerbitkan bukunya, akhirnya berbuah terbitnya buku ybs. Dan banyak lagi hal lainnya.
Saya belakangan juga mencoba.
Walaupuntidak belum berbuah rezeki materi, tapi alhamdulillah bisa kenal banyak orang dan bisa menyelami (belajar) kehidupan masing-masing. Ada tukang sea food enak yang sudah 3 kali gagal buka cabang. Ada tukang nasi goreng yang punya anak kerja di Bank, ada karyawan pabrik genteng yang bersiap umroh dibayarin boss-nya. Sementara beraninya masih menyapa pada orang kecil. Insya Allah akan diteruskan. Banyak teman banyak rezeki toh ?
Katanya dia mendapat ilmu itu dari forum MLM, yang menyatakan bahwa setiap aktivis MLM musti memprospek orang yang sedang berada di sekitarnya yang berjarak kurang dari 1 meter. Bisa di lift, di bangku angkot, di meja restoran, di antrian dll.
Menarik.
Senior itu mencoba mempraktekkannya, namun bukan untuk memprospek MLM, tapi hanya untuk mendapatkan teman baru. Walhasil, dia punya banyak sekali teman dan banyak terbantu oleh teman-temannya, orang yang disapa-nya di lift ternyata sekretarisnya orang penting di instansi tempat dia mengurus sesuatu yang pada akhirnya banyak membantu beliau mempertemukannya dengan si Boss. Ada kenalan sebelah bangku di tukang es, ternyata pemilik penerbitan yang sedang mencari buku, padahal seniorku itu sudah kesana kemari cari penerbit yang mau menerbitkan bukunya, akhirnya berbuah terbitnya buku ybs. Dan banyak lagi hal lainnya.
Saya belakangan juga mencoba.
Walaupun
Rezeki: Sudah ada yang ngatur atau Rezeki itu perlu diusahakan?
Dua-duanya benar bro..
Liat pepatah bahasa Inggris pada gambar dibawah,
"ADA orang yang sukses karena sudah TAKDIRNYA,
Tetapi KEBANYAKAN orang sukses karena mereka mereka BERUSAHA KERAS...."
1. Rezeki sudah ada yang ngatur.
Ini benar, ada dalilnya: "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi ini melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)" (QS. Huud : 6)
Tapi kebanyakan contoh berlaku pada bayi, dan beberapa jenis binatang dan tumbuhan lho..
Bayi yang belum lahir dijamin rezekinya sejak dalam kandungan, lantas diberikan ilham kepada ibunya untuk menyusui. Cicak yang nggak bisa terbang makanannya serangga. Ada tumbuhan pemakan serangga, yang notabene nggak bisa gerak sama sekali. Itu pun tetap si Cicak dan Tumbuhan itu punya ikhtiar dalam menangkap mangsanya. Sementara bayi berikhtiar dengan menangis. Subhaanallah! Demikianlah kekuasaan Allah Yang Maha Penjamin Rezeki mahlukNya.
2. Rezeki itu Perlu diupayakan
"Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra'd : 11)
See..? Allah mempersyaratkan kita untuk berusaha, mengupayakan kehidupan yang lebih baik. Berupaya dengan cara yang halal dan sesuai syariat. Maksimalkan
So. Jangan berlindung dibalik argumen pertama diatas padahal kita malas. Jangan bilang rezeki sudah ada yang ngatur padahal ikhtiar belum maksimal. Tetaplah berusaha kawan... kita bukan Bayi atau Cicak bukan?
Salam.
Kiki Sudiana
Jualan di Facebook itu gampang loh..!
Facebook itu fenomenal, dengan 800 juta penggunanya dan interaksi yang personal, maka Facebook memiliki keunggulan tersendiri jika digunakan untuk berjualan. Sebagai langkah awal jualan di Facebook, Anda mempergunakan akun FB pribadi sarana beriklan Gratis dan juga berjualan. Beberapa tips yang dapat digunakan dalam berjualan di Facebook dengan akun pribadi antara lain:
- Perbanyak teman, satu akun pribadi FB dapat mengakomodir sampai 5000 teman
- Tambahkan pembeli dari toko FB lainnya sebagai teman Anda, hal ini akan mempermudah Anda jualan mengingat mereka sudah terbiasa / pernah membeli di FB. Caranya: Add atau Like toko FB yang relevan, lalu add teman orang yang bertanya, komentar atau membeli di toko itu.
- Orang biasanya mengecek FB saat break, oleh karena itu updatelah status padawaktu break, yakni jam 7-9 pagi, jam 12-13 dan jam 17-19
- Anda dapat mentautkan website, gambar produk beserta harga atau menyisipkan program promo bila ada.
- Jangan lupa cantumkan info tatacara membeli.
- Bila teman sudah mendekati 5000, berarti sudah waktunya Anda membuat Fanspage. :-)
Hidup ini sangat singkat
Hidup ini sangat singkat, kata orang tua kita cuman numpang minum di dunia ini. Al Quran mengatakan secara implisit bahwa satu hari di akhirat rasanya bagaikan seribu tahun di dunia. Bukankah ini kaidah teori relativitas?
- Laron berpikir telah hidup lama, buktinya sudah mengelilingi ruangan rumah, namun jika cicak melihatnya maka umur laron hanya semalam saja.
- Cicak pikir umurnya juga telah lama, namun jika dilihat oleh kucing maka umurnya sebentar saja.Kucing pikir ia telah berumur panjang, namun apakah sama jika kuda yg melihatnya?Begitu pula kuda jika dilihat oleh manusia maka umur kuda hanya singkat saja.
Bagaimana dengan manusia? Siapa yg melihat umur manusia?
Mari kita lihat berdasarkan Al Quran sebagai sumber kebenaran absolut.
- 1 hari akhirat = 1000 tahun
- 24jam akhirat = 1000 tahun
- 3jam akhirat = 125 tahun
- 1,5jam akhirat = 62,5 tahun
Umur manusia rata-rata 60 - 70 tahun. Jadi hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja.
Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu. Wal 'Ashr.. innal insana la fii khusyrin
Tapi.... jangan salah, hidup yang hanya satu setengah jam ini Menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak surga atau neraka.
Cuma satu setengah jam saja cobaan, maka bersabarlah...
Satu setengah jam saja coba buat Allah senang dan hentikan buat setan senang.
Cuma satu setengah jam saja mencoba menahan nafsu dan ganti dengan SUNNAH-NYA.
SATU SETENGAH JAM...
Sebuah perjuangan teramat singkat, dan Allah ganti dengan surga Ridha Allah...
Satu setengah jam saja coba buat Allah senang dan hentikan buat setan senang.
Cuma satu setengah jam saja mencoba menahan nafsu dan ganti dengan SUNNAH-NYA.
SATU SETENGAH JAM...
Sebuah perjuangan teramat singkat, dan Allah ganti dengan surga Ridha Allah...
Selamat berjuang..
Mencari bekal perjalanan panjang nanti...
Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'
Jadi, masih mau milih yang HARAM, baik DZAT-nya dan/ CARA-nya mempeeroleh DZAT itu (makanan tidak halal, uang ribawi, nyogok, terima suap, korupsi, dll. dll.) diwaktu 1,5 jam setara waktu akhirat ini..? Buat aku: NO, WAY..! RUGI BANGET-BANGET..!
Mencari bekal perjalanan panjang nanti...
Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'
Jadi, masih mau milih yang HARAM, baik DZAT-nya dan/ CARA-nya mempeeroleh DZAT itu (makanan tidak halal, uang ribawi, nyogok, terima suap, korupsi, dll. dll.) diwaktu 1,5 jam setara waktu akhirat ini..? Buat aku: NO, WAY..! RUGI BANGET-BANGET..!
Sepakat ?
Jumat, Hari Sepatu Lokal
Sejak tanggal 9 Maret 2011 yang lalu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu resmi mencanangkan hari Jumat menjadi Hari Sepatu Lokal. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah: agar masyarakat Indonesia mau pakai & cinta dengan produk dalam negeri. Jika kemarin-kemarin Batik sudah populer dan kebanyakan perusahaan-perusahaan di Indonesia menjadikan hari Jumat atau Sabtu menjadi “hari pakai baju batik” ke kantor, maka kali ini Pemerintah melakukan program yang sama untuk sepatu lokal. Diharapkan program ini bisa mendorong pembelian dan penggunaan sepatu lokal untuk PNS, Karyawan Pemerintahan dan Swasta serta masyarakat umum.
Peluang untuk kita bukan ?
Hari Sepatu Lokal ini bisa menjadi pembuka jalan kita masuk menawarkan Sepatu bikinan Bandung ke Karyawan di instansi-instansi pemerintahan dan swasta. Toh secara kualitas, sepatu buatan bandung ini tidak kalah dengan sepatu impor bukan ?
Agar diingat, Sepatu yang kita dagangkan ini adalah bikinan 800an pengrajin sepatu rumahan, yang bila masing-masing rumah memperkerjakan 6 orang, maka berarti kita membantu ekonomi 4800 keluarga. Bisnis yang mulia bukan ?
Cepat , Bersahabat dan Terpercaya
Ini moto layanan baru kami.
Cepat Bersahabat Terpercaya
Cepat Bersahabat Terpercaya
Ya.. kami memposisikan diri sebagai rekan bisnis Anda yang CEPAT dan BERSAHABAT.
CEPAT = paling lama 24 jam setelah Anda order, kami akan informasikan ketersediaan barang Anda. Saat ini SepatuBandung bukan lagi usaha sambilan, kami memiliki 7 orang SDM full time dan profesional kami siap memproses orderan Anda.
BERSAHABAT = Kami adalah Sahabat Anda, Anda adalah Sahabat kami. Hubungan itu yang ingin kami jalin dengan Anda para Agen, para Supplier, para Ekspedisi . Bukan hanya sekedar meraup keuntungan di sisi kami saja. Kami menginginkan hubungan bisnis jangka panjang yang saling menguntungkan. Saat ini ada 2 orang Customer Service kami yang senang tersenyum walaupun hanya berbicara di telepon.
TERPERCAYA = Kami memegang teguh prinsip Kejujuran dalam berdagang. Semaksimal mungkin kami upayakan tidak ada satu rupiahpun laba kami dapatkan dengan cara yang tidak halal. Order, deposit, kelebihan pembayaran, kelebihan ongkos kirim, dll akan kami jaga sebaik mungkin. Kami ingin menjadi pedagang yang jujur, karena kami ingin menjaga pesan Nabi bahwa "Pedagang yang Jujur dan Terpercaya, akan bersama dengan para Nabi, Shidiqin dan Syuhada di hari akhir kelak". Insya Allah
Subscribe to:
Posts (Atom)

