Pendapatan Roller Coaster




Beberapa tahun menjalani usaha, yang saya rasakan dari sisi pendapatan, hampir seperti naik roller coaster. Kadang pendapatan bersih mencapai puluhan juta, ada kalanya juga minus beberapa juta. Yah.. itulah resiko kehidupan seorang wirausaha.




Menaiki roll coaster seperti itu, kesiapan mental sangatlah penting. Saat posisi kereta diatas, kita harus bisa tahan diri untuk tidak mengubah sikap mental atau berlaku konsumtif, berlagak seperti orang kaya baru. Begitupula ketika kereta sedang berada di bawah, tidak selayaknya seorang owner kagetan dan langsung mundur berusaha. Jika owner cepat putus asa, Anda bisa bayangkan bagaimana mental para karyawan, yang nota bene mengandalkan gaji dari kita.




Once you try to quit, it become a habit.




Untuk menghadapinya, hal pertama yang diperlukan adalah sikap mental yang stabil. Tidak kagetan, tidak gumunan. Tidak cepat menyerah namun juga tidak cepat berpuas diri. Jangan merubah gaya hidup ketika baru dapet rejeki nomplok. Sikapi bahwa uang yg didapat hanyalah titipan dari ilahi, yang bisa diambil seketika dan ditumpahkan kepada kita at once.




Hal kedua yg dapat dilakukan adalah dgn menjaga diri untuk tidak mengambil laba menjadi uang pribadi. Ambil gaji saja dan jadikan gaji yang adalah pendapatan stabil kita dan menjaga pengeluaran tidak melebihi "gaji" kita ini. Hal ini bisa jadi godaan yang besar, karena sebenarnya sebagai owner, uang berada pada kekuasaan ini. Jika sudah begini, maka selanjutnya terserah Anda, apakah akan luluh ditangan godaan, atau tetap menjadi pribadi yang tidak gumunan.




Semoga sukses...:-)

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Anatomi Sepatu

Mengenal Jenis Sepatu Wanita

Ide Tugas Akhir Informatika: LPSE Crawler